Analisis Pengendalian Kualitas Produk Tahu Menggunakan Peta Kendali P dan Acceptance Sampling untuk Mengurangi Tingkat Kerusakan Produk

Authors

  • Salwa Risda Pratiwi Universitas Negeri Medan Author

Keywords:

Pengendalian Kualitas, Peta Kendali P, Acceptance Sampling

Abstract

Pengendalian kualitas merupakan aspek penting dalam menjaga konsistensi mutu produk, khususnya pada industri pangan seperti tahu yang memiliki tingkat kerusakan relatif tinggi akibat sifatnya yang mudah rusak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kecacatan produk tahu serta mengevaluasi kestabilan proses produksi menggunakan metode peta kendali P (p-chart) dan acceptance sampling. Data yang digunakan merupakan data sekunder dari produksi tahu selama 30 hari dengan total 30 lot produksi. Metode peta kendali P digunakan untuk memantau proporsi cacat dan menentukan apakah proses berada dalam kondisi terkendali secara statistik, sedangkan acceptance sampling digunakan untuk menentukan kelayakan penerimaan produk berdasarkan standar tertentu. Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata proporsi cacat (CL) sebesar 0,02864 dengan nilai UCL berkisar antara 0,0366–0,0379 dan LCL antara 0,0194–0,0207. Seluruh titik pengamatan berada dalam batas kendali, sehingga proses produksi dinyatakan stabil secara statistik meskipun terdapat beberapa titik yang mendekati batas kendali atas. Selain itu, berdasarkan metode acceptance sampling dengan AQL 2,5% dan ukuran sampel 200, seluruh lot produksi dinyatakan diterima karena jumlah cacat tidak melebihi batas penerimaan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa proses produksi tahu telah berada dalam kondisi terkendali dan memenuhi standar kualitas yang ditetapkan. Namun, pengawasan berkelanjutan tetap diperlukan untuk menjaga kestabilan proses dan mencegah peningkatan tingkat kecacatan di masa mendatang.

Downloads

Published

2026-05-20