Implementasi Algoritma Density Based Spatial Clustering of Application with Noise (DBSCAN) Pada Indeks Pembangunan Manusia
Keywords:
DBSCAN, IPM, klasterisasi,Abstract
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) adalah suatu indikator yang digunakan untuk mengukur tingkat pembangunan manusia suatu negara atau wilayah. Berdasarkan publikasi Badan Pusat Statistik (BPS) Tahun 2022, Provinsi Maluku dikategorikan sebagai salah satu provinsi di Indonesia dengan kategori IPM sedang, dengan persentase sebesar 70,22. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui gambaran umum IPM kabupaten/kota di Provinsi Maluku dan untuk memperoleh hasil klasterisasi IPM kabupaten/kota di Provinsi Maluku menggunakan algoritma DBSCAN. Berdasarkan hasil Klasterisasi dengan menggunakan algoritma DBSCAN, diperoleh 5 klaster dalam klasterisasi IPM pada kabupaten/kota di Provinsi Maluku. Pada klaster 0 terdiri atas 6 kabupaten dengan kategori menegah ke bawah yaitu kabapaten Kepulauan Tanimbar, Maluku Tenggra, Kepulauan Aru, Seram Bagian Barat, Maluku Barat Daya dan Tual. Pada klaster 1 terdiri atas 2 kabupaten dengan kategori menengah ke bawah yaitu Maluku Tengah dan Buru. Pada klaster 2 terdiri atas 1 kabupaten dengan ketegori rendah yaitu Seram Bagian Timur. Pada klaster 3 terdiri atas 1 kabupaten dengan kategori rendah yaitu Buru Selatan. Selanjutnya Pada klaster 4 terdiri atas 1 kabupaten/kota dengan kategori tinggi yaitu Kota Ambon.
























