Analisis Faktor-faktor yang Memengaruhi Jumlah Kasus Pneumonia di Jawa Timur Tahun 2022 Menggunakan Metode Regresi Poisson

Authors

  • Muhammad Zulfadhli Institut Teknologi Sepuluh Nopember Author

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi jumlah kasus pneumonia pada anak di Jawa Timur menggunakan pendekatan statistik regresi Poisson. Variabel independen yang digunakan meliputi persentase Bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBRL), jumlah balita yang mengalami batuk atau kesukaran bernapas, dan persentase penderita COVID-19. Data diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kementerian Kesehatan RI dengan cakupan seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur sebanyak 38 wilayah. Berdasarkan hasil analisis regresi Poisson, ditemukan bahwa variabel BBRL dan jumlah balita batuk/kesukaran bernapas berpengaruh signifikan terhadap kasus pneumonia, sementara persentase COVID-19 tidak signifikan. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan multikolinearitas dan overdispersion, yang menunjukkan bahwa model Poisson mengalami overdispersion. Untuk mengatasi hal ini, digunakan model regresi binomial negatif. Model ini memperkuat hasil sebelumnya bahwa jumlah balita batuk/kesukaran bernapas merupakan variabel yang paling signifikan memengaruhi jumlah kasus pneumonia pada anak. Model terbaik dipilih berdasarkan nilai Akaike Information Criterion (AIC), di mana model binomial negatif dengan satu prediktor (balita batuk/kesukaran bernapas) menghasilkan AIC terkecil. Variabel persentase Bayi Berat Badan Rendah (BBRL), jumlah balita batuk atau kesukaran bernapas dan persentase penderita Covid-19 di Jawa Timur Tahun 2022, memiliki nilai VIF kurang dari 10, sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat multikolinearitas antar variabel prediktor.

Downloads

Published

2025-12-23